Selasa, 29 Desember 2015

Panitia Pemilihan Rw07 periode 2015-2018

Assalamualikum ww,
berikut gambar Panitia pemilihan Rw07.

Read more »

Minggu, 02 Juni 2013

Toga Jakbar Juara II Nasional 2013




Jakarta Barat meraih penghargaan Pakarti Utama II lomba Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) tingkat nasional 2013. Penghargaan tersebut diraih RW 07 Kelurahan Slipi Kecamatan Palmerah.

Piala dan piagam penghargaan Pakarti Utama II diserahkan Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny Vita Gamawan Fauzi kepada Ketua TP PKK Jakarta Barat Hj Evi Fatahillah, di Kota Banjar Baru Banjarmasin Kalimantan Selatan, Selasa 28 Mei. 

Sekretaris TP PKK Jakbar Ny Eti Bambang, mengatakan prestasi nasional itu diraih setelah melalui proses panjang. Diawali lomba pemanfaatan toga tingkat kecamatan, kota dan provinsi. Toga RW 07 Kelurahan Slipi akhirnya terpilih mewakili Provinsi DKI ke tingkat nasional dan berhasil meraih juara II. Sedang juara I diraih Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten.

Rombongan dari PKK Jakarta Barat yang ke Banjarmasin untuk menerima penghargaan Pakarti Utama II lomba pemanfaatan Toga sebanyak tujuh orang, dipimpin oleh Hj Evi Fatahillah. Selain mengikuti acara penyerahan piala dan piagam untuk para pemenang, rombongan juga mengikuti seminar dan kegiatan lain yang diselenggarakan TP PKK Pusat di Banjarmasin.

Tahun 2012, juara I lomba pemanfaatan toga tingkat nasional diraih RW 08 Kelurahan Duri Kosambi Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Lomba pemanfaatan toga mulai diselenggarakan tahun 2012. “Jakarta Barat selama dua tahun berturut-turut meraih juara tingkat nasional untuk kriteria kota,” jelas Eti. Menurutnya, keberhasilan Jakarta Barat di tingkat nasional tak lepas dari peran serta masyarakat dan para kader PKK mulai tingkat RT dan RW. Melalui sosialisasi gencar yang dilakukan PKK bersama instansi terkait Pemkot Jakarta Barat, masyarakat dapat memahami pentingnya toga untuk pengobatan alternatif bagi keluarga dengan biaya yang murah dan mudah.

Eti mengatakan, di Kelurahan Slipi khususnya RW 07, tiap rumah warga memanfaatkan lahan terbatas untuk menanam minimal lima jenis tanaman obat seperti jahe, kunyit, kumis kucing dan lainnya. Selain dimanfaatkan untuk pengobatan alternasif bagi keluarga, secara kelompok hasil tanaman juga dapat diolah dan mempunyai daya jual. Saat ini wilayah tersebut telah mampu memproduksi minuman jahe instan dan minuman Rosella yang sudah dipasarkan meskipun baru tingkat penyelenggaraan bazaar di Jakarta Barat.

Disebutkan, Kelurahan Slipi terdapat tujuh RW, dan warganya telah membudidayakan toga di huniannya hingga sekitar 58.650 jenis tanaman. Warga memanfaatkan pekarangan rumah dan pot untuk toga. Ada 150 jenis tanaman obat-obatan yang ditanam dan dikelola warga. Sedang untuk biaya penataan toga di wilayah itu sekitar Rp 35 juta. Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk toga di Jakarta Barat akan terus dikembangkan oleh PKK melalui para kader bekerjasama dengan masyarakat di tingkat RW dan kelurahan. PKK Jakarta Barat berharap penghargaan tingkat nasional yang berhasil diraih dapat terus dipertahankan. ”Ke depan PKK bersama masyarakat harus maju terus,” pungkasnya. (nms/aji)

(Sumber : http://barat.jakarta.go.id)

Read more »

Sabtu, 18 Mei 2013

Ucapan Selamat

Kami segenap Pengurus RW 07 Kelurahan Slipi,
 Kecamatan Palmerah, Kota Administrasi Jakarta Barat
mengucapkan :
"Selamat atas terpilihnya Bapak H. Fatahillah, SH, MH
sebagai Walikota Administrasi Jakarta Barat"
Read more »

Wali Kota Fatahillah Imbau Jajarannya Kerjasama dengan Masyarakat


H. Fatahillah, SH, MH

 Written by Ajie Humas JB   
Friday, 17 May 2013

Beberapa jam setelah dilantik Gubernur Joko Widodo (Jokowi) sebagai Wali Kota Jakarta Barat, H Fatahillah mengumpulkan jajarannya. Mereka diimbau bekerjasama dengan masyarakat merealisasikan tiga permintaan gubernur, yakni revitalisasi Kota Tua, perbaikan jalan kampung, dan kebersihan lingkungan termasuk saluran air dan sampah.

“Ke depan kita harus bekerjasama, harus bisa memberikan sesuatu kepada publik untuk mengisi Jakarta sebagai kota modern,” imbuh H Fatahillah di hadapan para satuan kerja perangkat daerah (SKPD), camat dan lurah di ruang pola kantor wali kota, Jum’at (17/5) siang. Menurutnya, revitalisasi Kota Tua akan dilakukan sesuai dengan kemampuan yang ada, karena beberapa kepentingan pengelolaan kawasan Kota Tua ada di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, BUMN dan lainnya. ”Kita akan melaksanakan sesuai kemampuan dan kewenangan yang ada pada Pemkot Jakarta Barat.”

Sementara para camat dan lurah diimbau aktif turun ke lapangan mengecek wilayah termasuk memonitor kondisi jalan yang rusak. “Kita akan teliti dan koordinasikan dengan Suku Dinas PU Jalan untuk segera merealisasikan perbaikan,” ujar  Fatahillah. Selain itu ia menambahkan, masalah kebersihan lingkungan sangat erat kaitannya dengan Adipura. ”Kita harus kompak untuk menghadapi Adipura, karena menyangkut kredibilitas wilayah. Hindari ego sektoral dan turun ke bawah melakukan pengawasan.”

Sedang kepada instansi lintas sektoral, camat dan lurah diminta memback up keberadaan dan kegiatan PKK dalam membantu meningkatkan kebersihan lingkungan. ”Kondisikan di bawah agar masyarakat mau kompetitif untuk wilayahnya,” imbuhnya.

Pada kesempatan lain, kepada wartawan H Fatahillah yang didampingi Asisten Pemerintahan Denny Wahyu Haryanto dan Kasudin Kominfomas Wiwik Wijayanti, ia menjelaskan tiga hal permintaan gubernur akan dilaksanakan secara berbarengan dan terkoordinasi. “Kita akan teliti dan melakukan yang dapat kita lakukan sesuai kemampuan dan kewenangan,” katanya.

H Fatahillah menegaskan perlunya peningkatkan sistem pengawasan di setiap pelaksanaan pekerjaan. Masyarakat perlu dibangkitkan semangatnya untuk bersama-sama melaksanakan setiap kegiatan sesuai aturan yang ada. Terkait kebersihan lingkungan, pihaknya akan memprioritaskan membersihkan corat-coret dinding di tempat-tempat umum. ”Kita harus programkan untuk menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (nms/aji)

(Sumber : http://barat.jakarta.go.id­)
Read more »

3 Pesan Jokowi untuk Walikota Jakarta Barat Baru


Pelantikan dilakukan di rusun Rawa Angke, Tambora.


Jum'at, 17 Mei 2013
Jokowi Lantik Walikota Jakarta Barat di Rusunawa Angke
(VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, Jumat 17 Mei 2013, melantik Fatahilah sebagai Walikota Jakarta Barat yang baru. Dia menggantikan Burhanuddin yang mundur dalam persiapan pemilihan legislatif.

Pelantikan dilakukan di rumah susun sewa Angke, Tambora, Jakarta Barat. Jokowi mengatakan, ada tiga hal yang wajib dilakukan Fatahilah untuk merubah kawasannya agar menjadi lebih baik.

"Tiga hal ini tidak bisa ditawar lagi dan saya minta ini segera direalisasikan," ujar Jokowi.

Pertama, Walikota baru harus merevitalisasi kota tua. Percepatan revitalisasi ini dinilai sangat penting. Selain mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Juga untuk membentuk Jakarta baru.

Kedua, kata dia, perbaikan infrastruktur dan fasilitas publik lainnya. "Terutama akses jalan. Saya lihat kondisi kurang baik. Lakukan percepatan. Ini berdampak banyak hal, bukan hanya keamanan dan kenyamanan masyarakat," kata Jokowi.

Ketiga, pembersihan sungai dan sampah. Jika tidak dilakukan pembenahan dikhawatirkan akan memicu banjir jika curah hujan tinggi. (umi)

(Sumber : metro.news.viva.co.id)
Read more »